Legenda Telur Emas serta Penghargaan Shuri-Khan Sesi 4 dari 4 – Pasaran di Gelongkong


Legenda Kambing Emas HK Tarikh Ini adalah siaran anak-anak Tiongkok yang terkenal. Bercerita akan halnya roh jahat (tao) yang mengendalikan sukma penduduk sebuah metropolitan kecil. Tokoh yang utama, Baikal, diselamatkan sambil Guru Muli yang mengenalinya dari perjalanannya. Ceritanya berkisar di dalam pengejaran Guru Muli diseluruh Asia serta akhirnya mendapatkan balik kerajaannya oleh Baikal. Dia kemudian menjunjung rencananya untuk menghancurkan kekuatan Yang, menghilangkan mereka ke tapak terjauh di tanah.

Legenda Kambing Luhur Hk Hari Tersebut dibuat menjadi film animasi fitur dengan dibintangi oleh Yuichiro Nagashii sebagai Baikal dan Ken Takakura sebagai Guru Muli. Namun itu ialah kegagalan finansial & pemerintah Jepang memerintahkannya untuk dibakar pada tempat umum untuk mencegah publik dari takhayul. Legend of the Golden Goat kemudian dibuat sekuelnya, The Legend of the Silver Monkey, dan versi film H kari ini juga dirilis. Film-film ini adalah sesi kedua dan ketiga dari serial tersebut.

Legenda Kambing Megah Hk Hari Tersebut menceritakan tentang pencarian telur emas legendaris yang tumbuh pada Danau Surga. Baikal, dewa kekayaan diubah menjadi monyet sebab mantra kuat yang dilafalkan oleh Guru Muli. Dia menggondol diri dari Baikal yang marah dan akhirnya menemukan penginapan dengan manusia hawa bernama Naraka. Setelah pertarungan singkat, Naraka melarikan diri guna mencari pasangan pertama dan Baikal berucap untuk tidak sempat kembali ke globe sampai dia medapati Telur Emas yang legendaris.

Legenda Kera Perak Hkari Itu menceritakan tentang seekor kera muda dinamakan Tanimoto, yang bepergian dengan dua temannya bernama Mura & Chinedu bersama dengan anjing mereka Nandu. Mereka bertemu kunyuk yang marah bernama Sanjiva dan peleton monyetnya yang menyiangi Tanimoto dan teman-temannya di jalan. Tersebut membawa mereka di sebuah gua lokasi Tanimoto mengorbankan dirinya untuk hidupnya dan yang lainnya diselamatkan. Mura dan Chinedu kembali ke graha mereka. Namun, Sanjiva dan kelompoknya lekas kembali dan Chinedu meninggal karena peluru yang diambil sambil salah satu anak buah Sanjiva. Mura kemudian mengorbankan dirinya untuk kesejahteraan Tanimoto dan cerita usai di situ.

Rekaan Kambing Emas Hkari Ini berlanjut dengan Tanimoto melakukan prosesi melalui terowongan menelaah Telur Emas, provisional Chinedu berubah jadi naga untuk menyekat monyet yang unggul. Pertarungan menyebabkan dampak imbang antara keduanya dan para pejuang akhirnya berhasil mengeluarkan tuan mereka di dalam lubang. Untungnya, seekor katak muncul dan menghidupkan balik Tanimoto yang meleset ke bentuk wong dan bersatu kembali dengan Chinedu dan mitra barunya Yayoi. Kelompok mereka langsung mencari Telur Luhur dan akhirnya menemukannya di bawah larutan terjun di ujung terowongan pulau Inari.

Legenda Kambing Megah Hkari Ini berlanjut dengan ketiganya bersambung kembali saat mereka memasuki kuil lokasi Yayoi berubah jadi putri duyung & berenang ke lokasi yang aman. Chinedu dan Tanimoto kemudian menggunakan sihir & tombak untuk membunuh banyak ninja. Sesudah membunuh pasangan belakang, Chinedu dan Yayoi harus pergi di daratan untuk mencari bantuan. Di daratan mereka bertemu Reluk Mee, seorang rahib Buddha yang menyilih dirinya menjadi seorang ahli kungfu dengan kuat. Dia kemudian bergabung dengan Tanimoto dan mereka bertiga melakukan perjalanan di Pangkalan Udara Shuri-Khan di mana Tanimoto melepaskan kekuatan penuhnya untuk mengalahkan Reluk Mee dan menyelamatkan Chinedu dan Yayoi. Sementara itu, superior Chinedu Kichirui telah berubah menjadi naga dan menyerang pangkalan, tetapi dia dihentikan oleh Tanimoto yang menggunakan senjata terbarunya – Inari katana.

Film berakhir beserta tiga biksu dalam perjalanan, dan Tanimoto bertemu teman lamanya Kichirui. Dia menipunya untuk melakukan pengembaraan melalui portal dengan dibuat oleh mendiang temannya dari Darat Inari (nama kawasan di layar) yang disebut Pasaran. Taktik ini membawa dua legenda Telur Megah dan Penghargaan Shuri-Khan ke episode Kichirui: Pangeran Pencuri berikutnya.

Sejarah Pulau Inari dapat dilihat dari latar modern dan tradisionalnya di sebeng perak. Cerita nun diceritakan di sini tersekat erat dengan plot pertunjukan, dengan uniform mempertahankan motif aslinya. DT HK paling menonjol dari ini ialah dualitas Yang / yin yang tampak jelas antara dua sisi bisa & Tanimoto (yang berasal dari alam perempuan). Terakhir, ada elemen khas mistisisme & perdukunan yang saja terlihat dalam realisasi Feng Shui & film, menjadikan beker tangan ini menggembirakan bagi siapa saja yang menyukai fantasi dan spiritualitas, terutama jika mereka menyukai animasi.